Selasa, 05 Oktober 2021

Medical Check Up di Lab Pramita Balikpapan 2021

Aku, suamiku, dan adikku medical check up di Lab Pramita Balikpapan

Terakhir aku dan suamiku medical check up di RS Ciputra Banjarmasin tahun 2019, saat itu aku hamil setelah testpack sebelum berangkat MCU (karena MCU ada rontgen dan gak boleh buat ibu hamil), suamiku setiap tahun ada MCU dari kantor tapi karena adanya corona akhirnya ditiadakan.

Tahun 2020 suamiku di mutasi ke Balikpapan, jadi kami MCU di Balikpapan.

Kami mengambil Tipe Silver

Sebelum MCU harus puasa 10 jam dan hanya boleh minum air putih

Tes yang aku jalani: tes mata, ambil darah, urin, rontgen polos (tidak boleh ada kalung, BH, dan baju jadi pake baju khusus rontgen), dikasih makan nasi padang, ECG (diceknya tiduran terus ada alat yang ditempelin di kulit bagian dada), dan pemeriksaan fisik oleh dokter umum. setelah makan tunggu 2 jam puasa lagi kemudian cek darah lagi.


Ruang pendaftaran dan ruang tunggu untuk antri pemeriksaan fisik


Ruang makan di lantai 2


Alhamdulillah dapat nasi padang dan enak


Ini Rincian pemeriksaan dan harganya



Ini harga yang aku bayar kemarin, dapat diskon karena lab pramita lagi ulang tahun.


Ini beberapa tipe medical check up di Lab Pramita






Harga Medical Check Up di Lab Pramita (Oktober 2021)

Paket Blue : Rp 1.150.000

Paket Silver : Rp 1.830.000

Paket Gold Pria : Rp 5.206.600

Paket Gold Wanita : Rp 5.455.000


PRAMITA Lab

Alamat: Jl. MT Haryono Dalam V No.7, Sungai Nangka, Balikpapan Kota, Kota Balikpapan 76114, Kalimantan Timur

Selasa, 21 September 2021

Masa-masa Hamil Anak Pertama dan Kelahirannya Juni 2020

Pertengahan Oktober 2019 saya mengikuti medical checkup di RS Ciputra Banjarmasin bersama kantor suami. Medical checkup pasti dilakukan rontgen jadi saya mencoba testpack karena terakhir saya haid Bulan Agustus 2019, Bulan September belum ada haid. Rontgen tidak disarankan dilakukan pada ibu hamil kecuali mendesak. Bangun tidur sebelum sholat subuh saya testpack, masyaallah ternyata garis dua. Saya syok, bingung, dan bahagia sekali akhirnya garis dua yang saya tunggu-tunggu selama ini. Tapi saya takut karena jam 11 siang akan naik pesawat dari Batulicin ke Banjarbaru, saya takut terulang lagi keguguran tahun 2018. Di RS Ciputra Banjarmasin dilakukan medical checkup secara bergantian, saya bilang ke perawat kalau saya baru testpack dan hasilnya positif. Saya disuruh untuk melakukan testpack ulang dan ditunjukkan keesokan harinya. Hasilnya tetap sama dua garis biru yang artinya saya positif hamil. Hari sabtu selesai medical checkup saya dan suami ke dokter kandungan untuk diperiksa. Saya ceritakan riwayat keguguran sebelumnya. Dokter melakukan pemeriksaan menggunakan usg transvagina ternyata ada kantong kehamilan dan diresepkan obat penguat kandungan. Di Batulicin saya ke dokter kandungan lagi untuk pemeriksaan dan menceritakan bahwa akhir Oktober 2019 saya dan suami akan berangkat umroh. Dokter memberi saya obat penguat kandungan dan beberapa vitamin.

Kami berangkat umroh dengan berbekal doa dan ikhtiar agar kandungan saya selalu sehat. Perjalanan umroh ini sangat panjang. Keguguran tahun 2018 menimbulkan trauma pada saya. Saya dan suami sepakat untuk perbanyak istirahat di perjalanan. Perjalanan dimulai dari Batulicin ke Banjarbaru naik mobil dan menginap satu malam di Banjarbaru. Keesokan harinya berangkat naik pesawat ke Jakarta dan beristirahat di Hotel Kapsul Bandara Soekarno Hatta. Sore harinya berangkat naik pesawat ke Dubai untuk transit dilanjutkan ke Madinah. Dari Madinah ke Mekkah menggunakan bis selama berjam-jam. Sampai di Mekkah persiapan umroh. Saya menyewa kursi roda yang didorong oleh mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah disana. Tawaf dan sa’i saya menggunakan kursi roda. Selama perjalanan umroh saya susah untuk makan karena selalu mual dan sakit selama di Mekkah. Perjalanan pulang ke Indonesia diawali dari Mekkah menuju Jeddah kemudian transit Dubai dan tiba di Indonesia. Sampai di Indonesia kami istirahat di Tangerang beberapa hari. Selanjutnya naik pesawat menuju Banjarbaru. Sampai di Banjarbaru kami istirahat beberapa hari dan kembali ke Batulicin menggunakan mobil.

Pertengahan Januari 2020 saya bekerja seperti biasa menunggu pasien di poli gigi saat itu. Tiba-tiba suami mengirim pesan di telpon seluler dan saya buka ada foto surat mutasi. Ternyata suami mutasi ke Balikpapan. Ya Allah rasanya bahagia sekali. Saya langsung cerita ke perawat gigi saya, kepala TU dan kepala puskesmas. Saya diminta untuk bekerja sampai akhir Januari 2020 dan membuat surat resign ke Dinas Kesehatan Tanah Bumbu.

Akhir Januari 2020 saya dan suami berangkat naik mobil ke Tanah Grogot. Kami menginap satu malam. Keesokan harinya kami ke Balikpapan menggunakan mobil dan menyebrang dengan kapal feri dari Penajam. 

Di Balikpapan saya fokus mempersiapkan kelahiran anak kami. Setiap minggu saya mengikuti kegiatan yoga hamil yang dilaksanakan di RS Pertamina. Rajin kontrol ke dokter kandungan setiap satu bulan sekali. Tapi awal Maret 2020 virus corona datang ke Indonesia, yoga hamil ditiadakan. Saya yoga hamil sendiri. Memasuki usia kehamilan 34 minggu saya kontrol ke bidan di Griya Bunda Sehat, saya disarankan untuk bermain gymball agar kepala bayi masuk ke panggul dan mengurangi berat badan. Usia kehamilan 36 minggu saya kontrol ke dokter kandungan ternyata berat janin saya sudah 3,1kg. Saya disarankan untuk mengurangi konsumsi yang manis-manis tapi susah sekali. Setelah usia kehamilan diatas 36 minggu saya rutin melakukan yoga hamil, bermain gymball, squat, powerwalk, pijat perineum, pijat payudara, pijat induksi, makan nanas, dan lain-lain yang memicu adanya kontraksi tetapi tidak ada kontraksi. Saya dan suami kontrol ke dokter kandungan saat usia kehamilan 40 minggu atau saat HPL dan mengeluhkan belum ada kontraksi. HPL atau hari perkiraan lahir saya tanggal 5 Juni 2020. Dokter kandungan memeriksa air ketuban masih banyak tapi berat badan janinya sudah besar yaitu 3,75kg. Dokter menyarankan untuk mengurangi yang manis-manis karena berat badan janin besar dan berat badan saya naik 26kg dan seminggu lagi akan dilakukan SC. Keluarga saya kontra lahiran secara SC. Saya dan suami bingung karena apapun cara melahirkannya yang penting semua sehat apalagi di masa pandemi seperti ini. Akhirnya tanggal  12 Juni 2020 tiba dan saya sudah di tahap pasrah untuk dilakukan SC. Jam 7 pagi saya merasakan sakit perut, setelah buang air besar perut masih terasa sakit. Akhirnya saya bilang ke suami untuk ke rumah sakit lebih cepat (jadwal ke rumah sakit jam 9 pagi untuk persiapan SC). Setelah mandi dan makan, kami langsung ke UGD RS Permata Hati Balikpapan. Di cek VT ternyata sudah pembukaan 3-4. Saya dipindahkan ke ruang bersalin. Saya merasa kalau duduk atau tiduran perut saya semakin sakit sehingga saya bawa jalan keliling ruangan. Jam 10 pagi perut makin terasa sakit dan makin lama makin sakit seperti ada yang mau keluar. Saya menyuruh suami mencari bidan ternyata bidannya sibuk semua mengurus orang yang mau melahirkan di ruangan samping saya. Jam 11 siang saya di cek VT ternyata sudah pembukaan lengkap. Saya harus menunggu dokter kandungan  karena riwayat berat badan janin yang besar. Dokter datang saya langsung diminta untuk mengejan saat rasa kontraksi datang dibantu dengan bidan yang mendorong perut saya. Alhamdulillah 12 Juni 2020 jam 12.24 WITA lahir putri pertama kami dengan berat badan 4kg proses persalinan normal. Kami memberi nama Maryam yang terinspirasi dari Surah Maryam di kitab suci kami Al-Quran.

Saya sangat bersyukur sekali Allah memberikan karunia anak kepada kami di saat yang tepat. Saya sangat berterima kasih kepada suami saya yaitu Mas Mario yang sudah menemani saya dalam keadaan apapun.

Perjuangan Pejuang Dua Garis Biru Anak Pertama

Setelah keguguran di akhir Bulan Oktober 2018, saya mulai haid lagi di akhir tahun 2018. Rasanya sakit luar biasa. Beberapa bulan haid saya tidak teratur. Akhirnya saya kembali ke dokter kandungan di Batulicin. Saya mau memperbaiki siklus haid saya yang tidak teratur dan jika sudah teratur saya dan suami ingin mencoba program hamil lagi. Suatu malam saya  menangis sampai mata saya bengkak, saya sedih sekali karena belum hamil, sudah promil tapi keguguran, promil lagi tapi belum hamil-hamil juga. Saya mencoba untuk skip sosial media dan mencari kesibukan salah satunya dengan membaca novel. Novel yang saya baca berjudul “I Am Sarahza” karya Hanum Salsabila Rais. Setelah membaca novel ini dan beberapa cerita pejuang garis dua lainnya saya mulai bangkit dan berusaha lagi untuk memperbanyak berdoa dan ikhtiar. Berdoa di sepertiga malam, berdoa saat sholat, berdoa sebelum buka puasa, berdoa setelah adzan, merutinkan puasa sunnah, dan perbanyak membaca Al-Quran terutama Surah Maryam dan beberapa hadist. Ikhtiarnya dengan cara ke dokter kandungan, mengkonsumsi vitamin, berolahraga, dan selalu berpikir positif bahwa Allah pasti memberikan yang terbaik.

Juli 2019 saya diterima PTT (Pegawai Tidak Tetap atau honorer) sebagai dokter gigi di puskesmas tepatnya Puskesmas Karang Bintang di Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Di puskesmas tempat saya bekerja ada yang pernah program hamil di dokter kandungan kami dan berhasil. Dia menceritakan kalau dia dilakukan pemeriksaan HSG. Histerosalpingografi (HSG) adalah pemeriksaan dengan menggunakan sinar Rontgen (sinar-X) untuk melihat kondisi rahim dan daerah di sekitarnya. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan pada wanita yang memiliki masalah infertilitas atau keguguran yang berulang. Akhirnya saya mencoba ke dokter kandungan dan meminta saran bagaimana jika saya dilakukan pemeriksaan HSG. Dokter menyetujuinya dan diberi surat rujukan untuk dilakukan pemeriksaan HSG di RSUD dr. H. Andi Abdurraham Noor Tanah Bumbu. Pemeriksaan HSG hanya ada di RSUD saja. Saya dan suami naik motor dari rumah kontrakan ke rumah sakit, perjalanan sekitar 30 menit. Sampai di rumah sakit saya harus menunggu beberapa jam karena dokter spesialis radiologi yang bertugas sedang melakukan tindakan di RS Marina (rumah sakit swasta di Batulicin). Dokter spesialis radiologi di Batulicin hanya satu saat itu. Setelah dilakukan pemeriksaan HSG rasanya sakit sekali, badan lemas sekali dan hampir pingsan. Saya istirahat dulu di pelataran rumah sakit. Kami pulang naik motor dan singgah di warung bakso untuk makan. Keesokan harinya kami ke dokter kandungan, alhamdulillah hasil pemeriksaan HSG saya normal. Saya meminta dokter untuk menunda promil saya karena  Bulan Oktober 2019 saya dan suami akan berangkat umroh.

Pertengahan Oktober 2019 saya mengikuti medical checkup di RS Ciputra Banjarmasin bersama kantor suami. Medical checkup pasti dilakukan rontgen jadi saya mencoba testpack karena terakhir saya haid Bulan Agustus 2019, Bulan September belum ada haid. Rontgen tidak disarankan dilakukan pada ibu hamil kecuali mendesak. Bangun tidur sebelum sholat subuh saya testpack, masyaallah ternyata garis dua. Saya syok, bingung, dan bahagia sekali akhirnya garis dua yang saya tunggu-tunggu selama ini. Tapi saya takut karena jam 11 siang akan naik pesawat dari Batulicin ke Banjarbaru, saya takut terulang lagi keguguran tahun 2018. Di RS Ciputra Banjarmasin dilakukan medical checkup secara bergantian, saya bilang ke perawat kalau saya baru testpack dan hasilnya positif. Saya disuruh untuk melakukan testpack ulang dan ditunjukkan keesokan harinya. Hasilnya tetap sama dua garis biru yang artinya saya positif hamil. Hari sabtu selesai medical checkup saya dan suami ke dokter kandungan untuk diperiksa. Saya ceritakan riwayat keguguran sebelumnya. Dokter melakukan pemeriksaan menggunakan usg transvagina ternyata ada kantong kehamilan dan diresepkan obat penguat kandungan. Di Batulicin saya ke dokter kandungan lagi untuk pemeriksaan dan menceritakan bahwa akhir Oktober 2019 saya dan suami akan berangkat umroh. Dokter memberi saya obat penguat kandungan dan beberapa vitamin.

Minggu, 29 September 2019

Tabungan Haji di Bank BNI Syariah

Alhamdulillah sekarang sudah ada bank yang tidak ada bagi hasil dan potongan yaitu Bank BNI Syariah dengan akad wadiah. Tulisan ini bukan promosi ya tapi hasil pengalaman pribadi saya. Di Indonesia, tabungan haji hanya di bank syariah saja, salah satunya Bank BNI Syariah. Disini saya akan menginformasikan bagaimana cara menabung haji di Bank BNI Syariah menurut pengalaman saya, info lebih lanjut silahkan langsung tanya ke Kantor Bank BNI Syariah ya..

Tabungan Haji BNI Syariah 
1. Datang ke kantor BNI Syariah terdekat
2. Antri ke CS (costumer service)
3. Saya menabung di tabungan haji BNI Syariah dengan akad wadiah (tanpa potongan dan bagi hasil),  jadi uang yang saya miliki tetap tanpa dikurangi atau ditambahi.
4. Setoran awalnya Rp 100.000; 
5. Jika tabungan sudah sampai Rp 25.000.000; bisa didaftarkan haji ke departemen agama sesuai dengan lokasi KTP (harus ke BNI Syariah yang sesuai KTP ya, kalau untuk nabungnya bisa di BNI syariah terdekat walaupun tidak sesuai KTP).
6. Tabungan haji tidak memiliki ATM dan tidak bisa diambil uangnya. 



Syarat Pendaftaran Haji di Balikpapan, Kalimantan Timur
Untuk ke BNI Syariah
a. Foto 3x4 sebanyak 5 lembar (latar foto putih dan wajah tampak 80%)
b. Materai 4 lembar
c. Buku tabungan haji
d. KTP asli
Untuk ke DEPAG :
Nasabah datang ke KEMENAG membawa :
a. KTP asli, KK, akta lahir / akta kenal lahir / ijasah, dan buku nikah
b. Nasabah harus datang sendiri (tidak diwakilkan) karena akan dilakukan foto dan sidik jari di KEMENAG
c. Membawa buku tabungan haji
Daftar tahun 2019, jadwal keberangkatan tahun 2046.


Syarat Pendaftaran Haji di Batulicin, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan
a. KTP asli + fotokopi 10 lembar
b. KK (Kartu Keluarga) asli + fotokopi 3 lembar
c. KIR Kesehatan dari puskesmas asli + fotokopi 3 lembar (tinggi badan, berat badan, golongan darah)
d. Akte Lahir / Ijasah / Buku Nikah asli + fotokopi 3 lembar
e. Tabungan haji asli + fotokopi 1 lembar
f. Foto haji (latar belakang putih, lebar wajah 75-80%)
3x4 = 25 lembar
4x6 = 16 lembar

Kamis, 05 September 2019

Analisa Cek Sperma di Balikpapan dan Pemeriksaan HSG di Batulicin Tanah Bumbu

Pasangan suami istri pasti menginginkan buah hati, begitu juga saya dan suami saya. Beberapa bulan setelah menikah belum juga ada tanda hamil, jadi kami kontrol ke dokter spesialis kandungan di Batulicin, dokter menyarankan suami saya untuk tes sperma. Saya tidak tau tes sperma di Batulicin dimana, karena suami saya tes sperma di Laboratorium Klinik Pramita di Balikpapan (lokasi Ringroad dekat KFC), kebetulan pas ada acara keluarga beberapa hari di Balikpapan. Sebulan setelah tes sperma, alhamdulillah hamil tapi saat usia kandungan sekitar 8-9 weeks saya keguguran. Setelah keguguran, haid saya tidak normal (normal rentang waktu haid selanjutnya adalah 28-35 hari). Saya mulai ke dokter kandungan lagi untuk melancarkan haid dan promil tapi belum ada tanda kehamilan, dokter menyarankan saya untuk tes hsg. Saya tes HSG di RSUD Tanah Bumbu (Kalimantan Selatan).
Saya tidak diendorse atau apapun itu, ini berdasarkan pengalaman pribadi kami.



Analisa Sperma
Pemeriksaan sperma adalah prosedur pemeriksaan yang dilakukan untuk menganalisis kuantitas dan kualitas sperma pada pria. Prosedur ini juga digunakan untuk menentukan tingkat kesuburan pria.
Sperma adalah sel yang dihasilkan oleh organ reproduksi pria. Sperma mengandung enzim yang berfungsi untuk melunakkan dinding sel telur, sehingga sperma dapat masuk ke dalam sel telur saat proses pembuahan. Sperma yang tidak normal akan sulit menjangkau dan menembus sel telur, sehingga menghambat proses pembuahan.
Pemeriksaan sperma dilakukan melalui analis laboratorium terhadap sampel semen yang telah diambil. Pemeriksaan ini umumnya menganalisis beberapa hal, antara lain jumlah sperma, struktur atau bentuk, pergerakan, tingkat keasaman (pH), volume, warna, dan kekentalan semen.

Persyaratan Analisa Sperma

Berdasarkan Laboratorium Klinik Pramita
1. Puasa mengeluarkan sperma minimal 3 hari maksimal 6 hari 
2. Menerima sample dari jam 06.30 - 17.00
3. Hasil tes keluar 5 jam setelahnya
4. Harga Analisa Sperma di Pramita Rp 368.00; (tahun 2018)


Pemeriksaan HSG
Histerosalpingografi (HSG) adalah pemeriksaan dengan menggunakan sinar Rontgen (sinar-X) untuk melihat kondisi rahim dan daerah di sekitarnya. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan pada wanita yang memiliki masalah infertilitas atau keguguran yang berulang. Histerosalpingografi bisa disebut juga sebagai uterosalpingografi.
Dalam prosedur histerosalpingografi, digunakan bahan pewarna kontras pada pemeriksaan foto Rontgen untuk menghasilkan gambar yang lebih jelas. Melalui gambar tersebut, masalah yang terjadi pada rahim dan saluran telur dapat terlihat. Lama waktu pemeriksaan ini sekitar 15-30 menit dan dilakukan oleh ahli radiologi di klinik atau rumah sakit.
Persiapan Pemeriksaan HSG
1. HSG dilakukan pada haid hari ke 9-10 tapi ada juga yang haid hari ke 10-14 dihitung mulai dari haid pertama (konsultasikan sesuai anjuran dokter)
2. Tidak melakukan hubungan suami istri dari haid pertama sampai dilakukannya HSG
3. Sebaiknya mencukur bulu kemaluan
4. Makan terlebih dahulu sebelum HSG
5. Sebaiknya jangan sendirian ke tempat pemeriksaan karena ditakutkan setelah pemeriksaan dan terjadi nyeri bisa minta tolong suami atau keluarga untuk membantu
Prosedur Histerosalpingografi
Saat melaksanakan HSG, pasien diminta berbaring di kursi pemeriksaan khusus dengan lutut ditekuk dan kaki dibuka lebar. Setelah itu, sebuah alat yang bernama spekulum atau cocor bebek dimasukkan ke dalam vagina untuk membuka liang vagina sehingga bagian dalam vagina dan leher rahim dapat terlihat. Pada tahap ini, pasien akan merasa sedikit tidak nyaman. Selanjutnya, leher rahim dibersihkan dengan sabun khusus dan anestesi lokal juga dapat diberikan agar pasien dapat merasa lebih nyaman.
Pada tahap berikutnya, selang kecil (cannula) atau kateter yang fleksibel dimasukkan ke dalam leher rahim hingga menjangkau rahim. Bahan pewarna kontras kemudian dimasukkan ke dalam selang tersebut sehingga dapat mengalir ke saluran telur yang terbuka dan nantinya dapat terserap tubuh. Jika saluran telur tersumbat, maka bahan pewarna tersebut tidak dapat mengalir. Pasien dapat merasa sedikit nyeri dan kram selama proses berlangsung, terutama saat zat pewarna mengalir di dalam saluran telur.
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan foto Rontgen. Pasien mungkin diminta mengubah beberapa posisi agar pemeriksaan dapat menghasilkan gambar dari berbagai sudut. Usai pemeriksaan foto Rontgen, selang kecil dilepaskan dan pasien diperbolehkan pulang dengan diberi resep berupa obat pereda nyeri dan antibiotik.

Sesudah Histerosalpingografi

Pasca HSG, pasien biasanya masih merasakan kram seperti nyeri menstruasi dan mengalami perdarahan ringan dari vagina selama beberapa hari. Hal tersebut merupakan reaksi yang wajar yang nantinya akan mereda dengan sendirinya. 
Yang saya rasakan adalah nyeri menstruasi yang sangat hebat sehingga saya lemas dan pucat, setelah saya minum anti nyeri agak mendingan dan saya bawa tidur alhamdulillah sudah tidak terasa nyeri lagi.

Harga Pemeriksaan HSG di RSUD Tanah Bumbu adalah Rp 400.000;

Obat dll adalah Rp 28.000;
(Tahun 2019)

Lokasi:
1. Laboratorium Klinik Pramita
Kantor Cabang Balikpapan
Jl. MT Haryono No.5-7, Balikpapan, Kalimantan Timur
Telp (0542) 8510977
2. RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor
Website : http://rsud.tanahbumbukab.go.id/
Jl. Raya HM Amin Km.10 RT03, Desa Sepunggur, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan
Telpon : 08115000266 / (0518) 6070767 / 6070765
IGD : (0518) 6070678

Sabtu, 10 Agustus 2019

Paspor dan Vaksin Meningitis di Batulicin Tanah Bumbu Kalimantan Selatan

Sebelum vaksin meningitis, diharapkan untuk membuat paspor. Karena Buku Kuning Asli (setelah suntik meningitis) akan diberikan jika mempunyai paspor.

Pembuatan paspor di Batulicin 

Kantor Imigrasi kelas II Batulicin 
Alamat : Jl. Dharma Praja, Pd. Butun, Batu Licin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan 72273
No.telepon : (0518) 6070010
Harga : Rp 350.000; (48 halaman) 

Karena saya sudah punya paspor tetapi masa berlakunya habis jadi saya melakukan penggantian paspor (bukan perpanjangan), saya hanya membawa KTP dan fotokopinya, Buku Nikah dan fotokopinya (jika belum nikah bisa menggunakan ijasah SD, SMP, SMA atau Akta Kelahiran), Kartu Keluarga dan fotokopinya, Paspor lama dan fotokopinya, dan materai 6000. 
Pembayaran hanya melalui online (saya menggunakan mbanking Mandiri) 
  • Mandiri Online Login > Pilih Menu Bayar > Pillih menu Penerimaan Negara > Pilih nomor rekening sumber > Pilih penyedia jasa Pajak/PNBP/Cukai > Masukkan kode Billing > Muncul konfirmasi nama pembayaran, klik konfirmasi > Pilih lanjut > Muncul layar konfirmasi > Input MPIN > Muncul resi.

Cara Pembayaran Paspor

Paspor jadi 3 hari setelah pembayaran (hari kerja)



Vaksin Meningitis di Batulicin

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin
Wilayah Kerja Batulicin
Alamat : Komp. Pelabuhan Samudera Batulicin 72171
Di belakang Taman Edukasi Jalan Raya Batulicin
No. telepon : (0518) 71315

 Pintu masuk




Jalan dari KKP menuju keluar (ke arah Taman Edukasi dan Pelabuhan Samudera)

Pendaftaran vaksin melalui online
Pilih daerah KKP : Banjarmasin
Pilih KKP Wilker : Batulicin
Untuk vaksin meningitis di Batulicin hanya ada di Hari Rabu minggu ke 2 dan minggu ke 4 dalam sebulan (hanya 2 kali dalam sebulan)
Untuk wilayah Kalimantan Selatan, vaksin meningitis hanya terdapat di Banjarmasin, Bandara Syamsudin Noor, Pelabuhan Laut Batulicin, dan Pelabuhan Laut Kotabaru.

Saat mau vaksin :
1. Menyerahkan print pendaftaran online ke petugas
2. Bagi perempuan diberikan tempat kecil untuk menampung air BAK (buang air kecil) kemudian di tes oleh petugas menggunakan testpack, apakah hamil atau tidak. Jika hamil maka tidak diperbolehkan untuk vaksin.
Bagi laki-laki langsung mengikuti prosedur
3. Cek tekanan darah 
4. Wawancara oleh dokter
5. Suntik Meningitis
6. Menunjukkan Paspor atau fotokopi paspor
7. Diberikan Buku Kuning 
Jika belum ada paspor maka Buku Kuning belum bisa diberikan dan dapat diberikan jika sudah menunjukkan Paspor.

Harga Vaksin Meningitis
Laki-laki : Rp 305.000;
Perempuan : Rp 330.000;


Senin, 22 April 2019

Kehamilan Pertama dan Keguguran

Alhamdulillah, setelah menikah selama sekitar 9 bulan akhirnya testpack menunjukkan garis dua,  tepatnya tanggal 4 Oktober 2018. Sebenarnya testpack ini coba-coba karena belum telat haid, tetapi badan terasa gak enak seperti sakit perut banget (saya kira karena mau haid), mual-mual, ngantuk terus. Akhirnya tanggal 5 Oktober saya pergi ke dokter kandungan, terlihat hanya penebalan pada rahim, kemudian dianjurkan untuk periksa pada 2-4 minggu lagi.

Tanggal 15 Oktober 2018, periksa lagi ke dokter kandungan karena berencana untuk pulang ke Balikpapan dikarenakan suami akan dinas selama sekitar 1 bulan di luar kota. Dokter kandungan yang biasanya lagi ada di luar kota sehingga digantikan oleh dokter kandungan yang lain, saya ijin untuk boleh atau tidak keluar kota, ternyata dibolehkan tapi diberi obat penguat untuk 2 hari. Saat di usg kehamilan berusia 4w5d dengan ukuran 0,94cm.

Saat hari keberangkatan naik pesawat, 2 jam sebelum berangkat keluar flek, saya takut dan kaget karena suami sudah berangkat dinas duluan. Dari Batulicin ke Balikpapan menggunakan 2 kali pesawat, qadarallah pesawat dari Batulicin ke Banjarmasin delay sehingga saya ditinggal pesawat dari Banjarmasin ke Balikpapan. Akhirnya dibantu teman saya yang tinggal di Banjarbaru untuk mencarikan homestay di dekat bandara. Pagi harinya saya naik ojek dari homestay ke bandara. Pesawat paling pagi dari Banjarmasin ke Balikpapan. 

Sampai di Balikpapan saya dijemput ibu saya untuk langsung ke RS Hermina Balikpapan, dan akhirnya saya harus MRS (masuk rumah sakit) dan tidak boleh banyak bergerak selama 3 hari. Alhamdulillah tidak ada flek lagi. Sekitar 5 hari keluar dari rumah sakit, keluar lagi fleknya kemudian langsung ke rumah sakit lagi. 

Tanggal 27 Oktober 2018, di USG usia kehamilan 5w4d dengan ukuran 1,42cm. Kata dokter, sepertinya janinnya tidak berkembang. Mendengar hal itu saya sedih banget, galau, dan stres. Karena flek jadi selama di rumah hanya di kamar saja dan tidak boleh banyak bergerak.
Makin lama flek nya berubah menjadi darah dan lumayan banyak seperti haid. Saya sudah pasrah pada Allah dan hanya menangis.

Tanggal 31 Oktober 2018, di USG dengan ukuran 1,55cm. Janinnya tidak berkembang, tapi tidak bisa langsung dikuret karena kalau dikuret menunggu janinnya mengecil. Darah sudah seperti haid.
Tanggal 8 November 2018, di USG janin sudah tidak ada, sudah bersih sehingga tidak perlu di kuret lagi. Karena masih ragu perlu dikuret atau tidak, sudah bersih atau tidak, akhirnya saya ke RS lagi di RS Pertamina tanggal 12 November 2018 dan hasilnya tetap sama. Disuruh untuk kontrol lagi 30 Desember 2018 jika belum haid setelah keguguran ini.
Rasanya sedihhhhhhh banget tapi harus ikhlas dan tetap sabar.

"Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah Pelindung kami, dan hanyalah kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal." 
QS At-Taubah : 51
Allah tidak akan membebani manusia kecuali sesuai dengan kesanggupannya.
Beriman kepada Qadla & Qodar baik itu dirasa baik bagi manusia ataupun dirasa buruk itu berasal dari Allah, tetap berpikir positif dan bersabar terhadap sesuatu yg buruk menimpa.


Keguguran 

Keguguran pada kehamilan dini atau early pregnancy loss adalah peristiwa keluarnya hasil konsepsi pada usia sebelum 13 minggu atau pada trisemester pertama.
Hal ini dapat terjadi pada 10% dari seluruh kehamilan. Artinya 1 dari 10 ibu hamil dapat mengalaminya. Penyebabnya 50-85% adalah adanya kelainan kromosom pada janin, yang menyebabkan janin tidak dapat berkembang lebih lanjut. 
Aktivitas ibu hamil sehari-hari, bekerja atau hubungan seksual bukanlah penyebab dari keguguran.
Biasanya early pregnancy loss adalah one time event, dan pada umumnya dapat memperoleh kehamilan sehat setelahnya. Apabila terjadi keguguran berulang, maka perlu ditangani lebih lanjut. Namun, keguguran berulang sangatlah jarang.
Dalam 2 minggu sejak terjadinya keguguran, maka seorang ibu dapat mengalami ovulasi untuk menghasilkan sel telur yang siap dibuahi, untuk terjadinya kehamilan berikutnya.
(dr. Yassin Bintang, SpOG)

Blighted ovum biasanya terjadi akibat adanya kelainan kromosom pada fetus yang sedang berkembang. Tubuh ibu akan menghentikan kehamilan ketika menyadari adanya kelainan tersebut. Kelainan kromosom sendiri dapat disebabkan oleh pembelahan sel yang tidak sempurna serta kualitas sel telur dan sperma yang buruk.
Dalam waktu tertentu, pasien akan mulai merasakan tanda-tanda keguguran, seperti flek atau perdarahan dari vagina, volume darah menstruasi yang lebih banyak dari biasanya, kram pada daerah perut. Terkadang, hasil tes kehamilan masih tetap positif dalam kondisi ini dikarenakan kadar hormon hCG masih tinggi. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Salah satu prosedur penanganan yang dilakukan setelah seseorang didiagnosis blighted ovumadalah dengan membuka serviks kemudian mengangkat kantong kehamilan yang kosong dari dalam rahim. Prosedur ini dinamakan dilatasi dan kuretase (kuret). Selain melalui prosedur kuret, obat-obatan dapat digunakan sebagai pilihan. Baik kuret ataupun obat-obatan memiliki efek samping yang sama, yaitu kram perut. Namun, tingkat perdarahan yang terjadi lebih berat pada pasien yang menggunakan obat-obatan dibandingkan kuret. Selain kedua cara itu, pasien pun dapat memilih untuk membiarkan kandungan gugur secara alami. Biasanya proses ini akan terjadi dengan sendirinya dalam hitungan minggu.
Blighted ovum biasanya hanya terjadi satu kali. Sayangnya pada sebagian besar kasus, kondisi ini tidak dapat dicegah. Sebagian besar perempuan yang pernah mengalami blighted ovum, dapat tetap hamil dengan baik pada kehamilan selanjutnya. Dianjurkan menunggu 1-3 siklus menstruasi normal untuk merencanakan kehamilan kembali. Anda dan pasangan dapat melakukan tes genetik bila terjadi keguguran yang berulang.
Hindari merokok dan konsumsi minuman beralkohol selama mengandung. Saling menjaga kesehatan Anda dan pasangan juga merupakan salah satu bentuk pencegahan secara umum yang dapat dilakukan bersama. Rencanakan dan laluilah proses kehamilan bersama-sama, serta saling berikan dukungan satu sama lain.